Hari ini saya bisa menulis di saranindri.com adalah berkat dorongan dan bantuan dari Rudy Ng, yang dengan tulus dan antusias memberi semangat serta mempersiapkan semuanya hingga blog ini terwujud. Terima kasih banyak Rudy Ng, bantuan dan dukunganmu sungguh berarti dan membesarkan hati. Semoga Tuhan Allah membalas semua kebaikan hatimu, serta Tuhan wujudkan pula semua impian dan harapanmu, Amin.
Kita sebagai manusia mungkin sering lupa untuk mengucapkan terima kasih. Termasuk saya, namun saya mulai berusaha untuk terus memperbaiki diri dengan mengucapkan terima kasih untuk semua hal besar dan kecil dalam hidup saya. Mulai pada saat saya bangun tidur, kata “terima kasih Tuhan” adalah kata pertama saya setiap pagi di hari yang baru. Demikian pula dimalam hari sebelum tidur tidak lupa kembali saya mengucapkan terima kasih pada Tuhan untuk semua yang telah terjadi dalam hidup saya hingga hari ini.
Pada beberapa kejadian dalam hidup, saya mengalami ada orang yang mengucapkan terima kasih hingga berkali-kali untuk satu hal yang saya lakukan baginya, namun ada pula yang tidak pernah mengucapkan terima kasih, seolah-olah kebaikan itu wajib kita lakukan bagi mereka.
Apakah penting mengucapkan terima kasih? Menurut saya iya, karena itu juga salah satu wujud syukur kita pada Tuhan karena Tuhan telah menolong kita lewat kebaikan seseorang.
Sahabat Indri, mari kita biasakan untuk selalu ingat mengucapkan terima kasih kepada siapa saja, Bapak Satpam, Ibu tukang sapu, teman dan semua orang disekeliling kita. Ucapkanlah terima kasih dengan tulus, walau tidak terlihat, ketulusan itu dapat dirasakan.






Mengisnpirasi sekali, Dan oleh karena itu saya juga mulai berusaha untuk
mengikuti.
Wacananya sangat baik, Bu..dan membuat kita utk berusaha mengevaluasi prilaku diri kita sendiri
True story’ bagus ceritanya, saya masih penasaran dg seorang laki laki yg mengambil uang pesangon istrinya untuk kepentingan birahinya bagaimana endingnya dan seorang tulang punggung keluarga wanita sampai menjadi ODGJ. Dan apakah team nya solid hingga akhir.
Kalau berkenan saya juga berharap ibu menulis tentang ARS.
Terima kasih tulisannya, bahasanya enak dan bisa membuat saya penasaran.